Abu Sulaiman Ad-Darani meriwayatkan kisah ini kepada Ahmad bin Abu Hawari, “Ketika aku sedang
sujud, tiba-tiba saya terserang ngantuk. Tanpa aku duga, beberapa orang bidadari membangunkan aku dengan kakinya.
Bidadari itu berkata, ‘Wahai kekasihku, apakah kamu masih akan tidur sementara para malaikat mengawasi orang-orang yang bangun untuk melaksanakan tahajud (qiyamul lail). Sungguh celaka mata yang lebih senang tidur daripada berjaga untuk bermunajat kepada Allah Yang Mahamulia. Bangunlah, sebentar lagi orang-orang yang mencintai Allah akan saling bertemu. Tidur macam apa ini? Wahai kekasihku dan permata hatiku, Apakah kamu masih juga akan tidur sementara aku menemanimu dalam keheningan malam ini sejak tadi.’
Seketika itu aku melompat, bangun dengan bercucuran keringat karena rasa maluku terhadap celaan bidadari tersebut. Dan sungguh keindahan ucapannya senantiasa terasa dalam hati dan pendengaranku.”
Sumber: 99 Kisah Orang Shalih (alsofwah.or.id) Artikel www.KisahMuslim.com
Sesungguhnya diantara kenikmatan surga yang paling besar yang
dijanjikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala bagi para hamba -Nya yang beriman, dan dirindukan oleh jiwa, dikejar oleh hati adalah bidadari. Allah subhanahu wa ta'ala telah mensifati mereka dengan sebaik-baik sifat-sifat dan seindah-indah tabi’at, memancing selera orang yang mengejarnya sehingga sekan-akan orang-orang yang beriman melihatnya secara nyata. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?. Seakanakan bidadari itu permata yakut dan marjan. (QS. Al-Rahman: 56-58). Al-Hasan dan para ulama tafsir berkata: Dalam kebeningan permata yakut dan putihnya marjan”(Tafsir Ibnu Katsir: 4/278)
(Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi, Al-Huur Al-'Iin hal 3)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 komentar:
Posting Komentar
Gunakan kata-kata yang baik dan sopan dalam berkomentar... terimakasih